-

Terbit: 5 years ago

Ilmu Pandai Besi

Suatu hari, aku berdoa kepada Allah agar diberi hati sekuat baja. Agar mampu menjalani kehidupan yang penuh ujian. Agar mampu mengais ilmu ikhlas dan sabar.

Suatu ketika, aku melihat pandai besi sedang bekerja. Bijih-bijih besi dibakar bara. Bertubi-tubi ditempa. Berulang. Terus begitu, hingga ia menjadi si kuat, baja.

Aduhai, betapa sering luput dari pandangan manusia, bahwa ujian yang datang berganti adalah cara Allah menempa hati.

Aduhai, betapa sering luput dari pandangan manusia. Bahwa Allah selalu menjawab doa-doa hambaNya, dan membimbing hamba dengan cara terbaikNya.

Aduhai, betapa sering luput dari pandangan manusia. Betapa Allah sesuai sangkaan hambaNya. Dan dia yang paling bahagia, adalah yang selalu berprasangka baik pada Tuhannya.

Some HTML is OK